Minggu, 28 Juli 2019

KKN 86 UTM Bersama Warga Wujudkan Taman Desa Impian Desa Pangongsean


KKN 86 UTM bersama warga wujudkan taman desa impian desa pangongsean

Kuliah Kerja Nyata (KKN)  86 Universitas Trunojoyo Madura (UTM)  bersama warga buatkan taman desa di desa pangongsean (20/7).
Desa pangongsean merupakan salah satu desa dari 12 desa yang berada di Kec. Torjun Kab. Sampang, Provinsi Jawa Timur. Di desa pangongsean terdapat anak-anak yang masih kental dengan permainan tradisionalnya seperti bermain masak-masakan, peta umpet, dan lain sebagainya mereka memainkan dengan sederhana tapi mereka tampak terlihat senang. Desa pangongsean memiliki impian dari 2 tahun yang lalu untuk dibuatkan taman desa agar anak-anak di desa pangongsean dapat bermain dengan nyaman dan tenang. Namun, impian tersebut belum bisa tercapai dikarenakan kurangnya dukungan dan masih kebingungan dalam proses pembuatannya.

Maka dari itu, KKN 86 Universitas Trunojoyo Madura berinisiatif untuk membantu desa pangongsean mewujudkan impian tersebut dengan kerjasama dari karang taruna di desa pangongsean. Pembuatan Taman desa ini dimulai dari tanggal 20 juli 2019 sampai diresmikannya pada tanggal 24 juli 2019. Begitu kompaknya warga dalam membantu pembuatan taman desa ini, yang mampu bekerjasama dengan KKN 86 UTM sehingga impian yang selama ini bisa terwujudkan. Tidak banyak yang dibuat, namun dengan adanya taman desa tersebut terlihat jelas kebahagiaan dan keceriaan dari wajah anak-anak desa pangongsean sehingga impian dari warga serta harapan dari KKN 86 UTM bisa dikatakan tercapai. 

Lomba Desa Kompak


Lomba desa kompak tampakkan kekompakan warga desa pangongsean

Kuliah kerja nyata (KKN)  86 Universitas Trunojoyo Madura (UTM)  Adakan lomba yang bernamakan desa kompak di lapangan futsal desa pangongsean (21/7).
Desa kompak merupakan salah satu program kerja yang di adakan oleh kkn 86 untuk desa pangongsean dengan tujuan melihat dan mempererat kompakan warga desa pangongsean dalam menyelesaikan suatu perlombaan.
Desa kompak ini dilaksanakan dalam waktu 3 hari yang dimulai dari tanggal 21 sampai 23 juli dengan tiga lomba yaitu, tanggal 21 lomba memasukkan paku dalam botol dengan 2 orang, tanggal 22 lomba kelereng sendok dengan menggiring bola yang terdiri dari 2 orang, dan tanggal 23 lomba untuk ibu-ibu dan bapak-bapak dengan lomba nyo'on geddheng.

Dalam desa kompak ini terlihat sekali antusias dari warga setempat baik anak-anak maupun orang dewasa hal ini dapat ditunjukkan oleh hadirnya warga ke perlombaan yang telah di sediakan oleh KKN 86 UTM.

Pelatihan Pembuatan Tempat Sampah Dari Botol Bekas


Pelatihan pembuatan tempat sampah dari botol bekas

Barang bekas merupakan sampah yang tak bernilai tinggi, ada beberapa hal yang orang lakukan jika mempunyai atau menjumpai barang bekas yaitu, menjualnya, membuangnya, atau bahkan membakarnya hal tersebut menunjukkan bahwa barang tersebut sudah tidak berguna kembali. Namun, tanpa disadari barang bekas sangatlah berarti, barang bekas masih bisa di olah dan dijadikan mata pencarian yaitu dengan bumbu-bumbu seni yang dimiliki dari setiap orang.
Di desa pangongsean, remajanya memiliki seni yang harus dikembangkan dan hal tersebut dapat menjadikan desa pangongsean lebih baik lagi, dan berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan masih banyak sampah yang berserakan dijalan dan hal itu tidak baik untuk lingkungan. Melihat kondisi dan keterampilan yang dimiliki oleh desa pangongsean KKN 86 Universitas Trunojoyo Madura adakan pelatihan pembuatan tempat sampah, kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar barang bekas yang biasanya hanya dijual atau dibuang begitu saja bisa bermanfaat buat sekitar dan juga membuat lingkungan sekitar bersih dari sampah.

Kegiatan ini dilakukan oleh seluruh anggota KKN 86 Universitas Trunojoyo Madura dan beberapa remaja desa pangongsean yang dilakukan dalam waktu sehari dengan bahan utama botol mineral bekas dengan dilengkapi kayu, kawat, cat, dan barang pelengkap lainnya. Dengan diadanya kegiatan ini KKN 86 UTM berharap remaja pangongsean mampu mengasah terus keterampilan seni yang dimilikinya dan menjadikan barang bekas menjadi sesuatu yang bermanfaat sehingga yang awalnya barang tak ternilai menjadi barang yang bernilai tinggi. 

Pelatihan Komputer



ADAKAN PELATIHAN KOMPUTER SISWA KELAS 3 SMPI NURUL ISLAM DAPATKAN ILMU BARU

Kuliah Kerja Nyata (KKN) 86 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) adakan pelatihan dasar komputer untuk siswa kelas 3 SMPI Nurul Islam Pangongsean (19/07).
Pelatihan komputer merupakan salah satu program kerja dari KKN 86 UTM yang memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa kelas 3 SMPI Nurul Islam dalam memahami serta mengoperasikan komputer. Acara ini dihadiri oleh siswa kelas 3 SMPI Nurul Islam yang berjumlah 6 orang. acara ini disampaikan oleh Iful Rosidi yang merupakan salah satu anggota dari KKN 86 UTM.

Materi yang disampaikan dalam acara ini adalah materi dasar mengenai pengoperasian komputer, mulai dari cara menghidupkan komputer, fungsi penggunaan Microsoft word, pengeditan tulisan dalam Microsoft word, dan pembuatan tabel serta penginputan gambar ke dalam Microsoft word. Dalam acara ini siswa sangat berantusias dalam mengikuti alurnya acara dan siswa merasamendapatkan ilmu baru setelah mengikuti acara ini, sehingga tujuan dan maksud dari pelatihan ini dapat dibilang lancar dan tujuan dari KKN 86 UTM tercapai. 

KKN 86 Mengajar


                                                        KKN 86 Mengajar

Terbatasnya fasilitas tak mampu patahkan semangat anak desa pangongsean
Pendidikan merupakan salah satu aspek penting bagi kemajuan sebuah desa, dengan pendidikan maka anak akan memiliki wawasan luas dan dapat berkembang. Hal tersebut harus disertai oleh semangat dari diri anak dan harus di dukung oleh sarana maupun prasarana.

Di desa pangongsean anak-anak maupun remaja memiliki semangat yang tinggi dalam memperoleh pendidikan. Namun, jika dilihat dari sarana maupun prasarana yang ada di desa pangongsean masih perlu diperhatikan oleh pemerintah, mulai dari fasilitas seperti gedung, kursi dan fasilitas lainnya. Kurangnya sarana dan prasarana tersebut dapat menjadi tantangan bagi aktivitas pembelajaran. Melihat kondisi tersebut dan semangat dari anak desa pangongsean yang tinggi KKN 86 Universitas Trunojoyo Madura, berusaha mendukung semangat yang dimilikinya dengan memberikan bimbingan belajar selama 4 hari dalam seminggu yang dilaksanakan dimalam hari dari tanggal 3-24 juli untuk anak-anak desa pangongsean dan KKN 86 Universitas Trunojoyo Madura juga berbagi ilmu yang dimiliki kepada anak-anak di SDN Pangongsean 2 selama 5 hari. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan agar anak desa pangongsean tetap semangat dalam memperoleh pendidikan dan tetap mengembangkan ilmu yang dimilikinya. 

Pelatihan Seni Tari


Menumbuhkan Rasa Seni  Dalam Diri Anak Pangongsean Kkn 86 Berikan Pelatihan Kesenian

          Kuliah Kerja Nyata (KKN) 86 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) adakan pelatihan kesenian untuk anak-anak desa pangongsean (03/19).
          Pelatihan ini merupakan salah satu program kerja dari KKN 86 UTM  yang di ikuti oleh anak-anak di desa pangongsean, melihat potensi yang dimiliki oleh anak-anak desa pangongsean  dalam kesenian tari, KKN 86 UTM memberikan pelatihan kesenian bagi anak-anak desa pangongsean dengan tujuan dapat mengembangkan kesenian yang ada dalam diri anak-anak desa pangongsean. Tari bagi anak desa pangongsean tidaklah asing, namun di desa pangongsean masih memerlukan pelatihan dan bimbingan agar potensi yang dimilikinya dapat berkembang.
          Pelatihan ini dilakukan tidak hanya sehari saja, namun pelatihan ini sistemnya berkelanjutan yang dilakukan seminggu sekali yang berawal dari tanggal 3 juli sampai 24 juli dimana hasil dari pelatihan tari ini akan dibuatkan pementasan yang bertempat di desa pangongsean. Dari pelatihan ini KKN 86 berharap dapat memberikan ilmu baru dan dapat mengembangkan potensi anak desa pangongsean yang selama ini terpendam.


Selasa, 09 Juli 2019

Pelatihan Pengolahan Pangan Produk Unggulan “Srotot Puding Jegung Desa Pangosean”



Kuliah kerja nyata tematik mandiri kelompok 86 Universitas Trunojoyo Madura, adakan pelatihan pengolahan pangan “Srotot Puding Jegung Desa Pangosean” yang bertempat di rumah kepala desa pangongsean (08/07).

Pelatihan pengolahan pangan ini merupakan salah satu program kerja dari KKN Tematik mandiri 86 UTM yang bahan pokoknya menggunakan jagung muda, dimana jagung disini merupakan salah satu tumbuhan yang dihasilkan oleh desa pangongsean. Di desa pangosean jagung hanya digunakan sebagai campuran untuk nasi atau sebagai makanan ringan saja bahkan jagung setelah dipanen lalu dijual, hal ini dikarenakan harga jagung setelah panen tidak terlalu mahal.

Namun, ditangan KKN Tematik mandiri 86 Jagung muda sangatlah berarti dan dapat menghasilkan nilai jual tinggi, yang dapat diolah menjadi pudot (puding sedot) dengan nama Srotot Puding Jegung. “Srotot Puding Jegung” ini merupakan program kerja produk unggulan dari desa pangosean yang diciptakan oleh KKN Tematik mandiri 86 UTM dengan pemanfaatan potensi lokal yang ada. Dalam pengolahan pudot atau srotot puding jegung ini dari bahan dasar jagung muda yang habis dipanen di desa pangongsean lalu dikreasikan dengan bahan-bahan lainnya seperti nutrijel, gula, tepung meizena, susu, dan bahan lainnya sehingga dapat dihasilkan srotot puding jegung yang memiliki nilai jual tinggi dan dapat digemari baik dalam kalangan anak-anak, remaja, maupun lansia. KKN Tematik mandiri 86 melakukan program kerja ini dengan cara mensosialisasikan serta memberikan pelatihan kepada ibu-ibu PKK di desa pangongsean. Dengan harapan produk ini dapat diterima dengan baik dan dapat dijadikan peluang usaha di desa pangonsean yang nantinya dapat dipasarkan baik di desa pangongsean sendiri maupun diluar pangosean.





KKN 86 UTM Bersama Warga Wujudkan Taman Desa Impian Desa Pangongsean

KKN 86 UTM bersama warga wujudkan taman desa impian desa pangongsean Kuliah Kerja Nyata (KKN)  86 Universitas Trunojoyo Madura (UTM...